Showing posts with label Cerita. Show all posts
Showing posts with label Cerita. Show all posts

Jangan Menunda Nunda Waktu

http://gamais.itb.ac.id/wp-content/uploads/2013/04/WAKTU.jpg 

 Pada suatu tempat, hiduplah seorang anak. Dia hidup dalam
keluarga yang bahagia, dengan orang tua dan sanak keluarganya. Tetapi, dia selalu mengangap itu sesuatu yang wajar saja. Dia terus bermain, menggangu adik dan kakaknya, membuat masalah bagi orang lain adalah kesukaannya. Ketika ia menyadari kesalahannya dan mau minta maaf,dia selalu berkata, “Tidak apa-apa, besok kan bisa.” Ketika agak besar, sekolah
sangat menyenangkan

baginya. Dia belajar, mendapat teman, dan sangat bahagia.
Tetapi, dia anggap itu wajar-wajar aja.

Semua begitu saja dijalaninya sehingga dia anggap semua
sudah sewajarnya. Suatu hari, dia berkelahi dengan teman baiknya.
Walaupun dia tahu itu salah, tapi tidak pernah mengambil inisiatif untuk
minta maaf dan berbaikan dengan teman baiknya. Alasannya, “Tidak
apa-apa, besok kan bisa.”

Ketika dia agak besar, teman baiknya tadi bukanlah temannya
lagi. Walaupun dia masih sering melihat temannya itu, tapi mereka
tidak pernah saling tegur. Tapi itu bukanlah masalah, karena dia masih
punya banyak teman baik yang lain. Dia dan teman-temannya melakukan
segala sesuatu bersama-sama, main, kerjakan PR, dan jalan-jalan. Ya,
mereka semua teman-temannya yang paling baik.

Setelah lulus, kerja membuatnya sibuk. Dia ketemu seorang
cewek yang sangat cantik dan baik. Cewek ini kemudian menjadi pacarnya. Dia
begitu sibuk dengan kerjanya, karena dia ingin dipromosikan ke posisi
paling tinggi dalam waktu yang sesingkat mungkin.

Tentu, dia rindu untuk bertemu teman-temannya. Tapi dia tidak pernah lagi
menghubungi mereka, bahkan lewat telepon. Dia selalu berkata, “Ah, aku
capek, besok saja aku hubungin mereka.” Ini tidak terlalu mengganggu Dia
karena dia punya teman-teman sekerja selalu mau diajak keluar.Jadi, waktu
pun berlalu, dia lupa sama sekali untuk menelepon teman-temannya.

Setelah dia menikah dan punya anak, dia bekerja lebih keras
agar dalam membahagiakan keluarganya. Dia tidak pernah lagi membeli
bunga untuk istrinya, atau pun mengingat hari ulang tahun istrinya dan
juga hari pernikahan mereka. Itu tidak masalah baginya, karena
istrinya selalu mengerti dia, dan tidak pernah menyalahkannya.

Tentu, kadang-kadang dia merasa bersalah dan sangat ingin
punya kesempatan untuk mengatakan pada istrinya “Aku cinta
kamu”, tapi dia tidak pernah melakukannya. Alasannya, “Tidak apa-apa, saya
pasti besok akan mengatakannya. ” Dia tidak pernah sempat datang ke
pesta ulang tahun anak-anaknya, tapi dia tidak tahu ini akan perpengaruh pada
anak-anaknya.

Anak-anak mulai menjauhinya, dan tidak pernah benar-benar
menghabiskan waktu mereka dengan ayahnya.

Suatu hari, kemalangan datang ketika istrinya tewas dalam
kecelakaan,
istrinya ditabrak lari. Ketika kejadian itu terjadi, dia
sedang ada rapat. Dia tidak sadar bahwa itu kecelakaan yang fatal, dia baru
datang saat istrinya akan dijemput maut. Sebelum sempat berkata
“Aku cintakamu”,
istrinya telah meninggal dunia. Laki-laki itu remuk hatinya
dan mencoba menghibur diri melalui anak-anaknya setelah kematian
istrinya. Tapi, dia baru sadar bahwa anak anaknya tidak pernah mau
berkomunikasi dengannya.

Segera, anak-anaknya dewasa dan membangun keluarganya
masing-masing. Tidak ada yang peduli dengan orang tua ini, yang di masa lalunya
tidak pernah meluangkan waktunya untuk mereka.
Saat mulai renta, Dia pindah ke rumah jompo yang terbaik,
yang menyediakan pelayanan sangat baik. Dia menggunakan uang
yang semula disimpannya untuk perayaan ulang tahun pernikahan ke 50,
60, dan 70. Semula uang itu akan dipakainya untuk pergi ke Hawaii, New
Zealand,dan negara-negara lain bersama istrinya, tapi kini dipakainya
untuk membayar biaya tinggal di rumah Jompo tersebut. Sejak itu sampai dia
meninggal,

hanya ada orang-orang tua dan suster yang merawatnya.Dia
kini merasa sangat kesepian, perasaan yang Tidak pernah dia rasakan
sebelumnya.
Saat dia mau meninggal, dia memanggil seorang suster dan
berkata kepadanya, “Ah, andai saja aku menyadari ini dari
dulu….” Kemudian perlahan ia menghembuskan napas terakhir,
Dia meninggal dunia dengan airmata dipipinya.

Apa yang saya ingin coba katakan pada anda, waktu itu nggak
pernah berhenti. Anda terus maju dan maju, sebelum benar-benar
menyadari, anda ternyata telah maju terlalu jauh.
Jika kamu pernah bertengkar, segera berbaikanlah!
Jika kamu merasa ingin mendengar suara teman kamu, jangan
ragu-ragu untuk meneleponnya segera.
Terakhir, tapi ini yang paling penting, jika kamu merasa
kamu ingin bilang sama seseorang bahwa kamu sayang dan cinta dia,
jangan tunggu sampai
terlambat. Jika kamu terus pikir bahwa kamu lain hari baru akan memberitahu
dia, hari itu tidak pernah akan datang.
Jika kamu selalu pikir bahwa besok akan datang, maka
“besok” akan pergi begitu cepatnya hingga kamu baru sadar bahwa waktu telah
meninggalkanmu.

Tolong “share” ke teman-teman yang lain agar mereka juga dapat memetik hikmah yang ada pada kisah di atas. Semoga dapat bermanfaat bagi kehidupan kita, terimakasih

Penyesalan Seorang Kakak Terhadap Adiknya

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg7IQirzBIpGhyphenhyphentJZt_olJXfiuxKyz8sPsYR6chYpySQXaJVzv3APPsovDzBddc6IVPrAPu937JNhCft23Ng5Dchbvwgfb2FOztc5otvKhxLEbLLwwkKjYLUcUQCl6WBt-dCfSt9wwoPfw/s320/adik-kakak.jpg
Tania dan Niki adalah kakak beradik.Jarak umur mereka lamanya 7 tahun.Tania sudah terbiasa dimanjakan oleh orang tuanya,sekarang dia menjadi tidak dimanjakan lagi karena kelahiran adiknya.Tania tidak terima.Ia ingin tetap dimanja seperti dulu.”kamu kan sekarang sudah besar,sudah kelas 6 lagi!masa mau dimanja terus sih?” itulah ucapan yang sering orangtuanya ucapkan.Tania kesal sekali.Ia merasa orangtuanya itu tidak menyayangi dia lagi.Karena itu,sampai sekarang Tania selalu marah-marah pada Niki walaupun Niki hanya salah sedikit.Ia sering dimarahi orangtuanya,tapi itu lebih membuat dia merasa kalau orangtuanya itu tidak menyayanginya lagi.
Niki sekarang sudah berumur 4 tahun.Ia sangat senang jika melihat buku cerita. ia belum bisa membaca.Jadi,jika ingin membaca cerita,ia meminta mamanya untuk membaca cerita itu.Tania dan Niki tidur di kamar yang sama.Tempat tidur mereka dua tingkat.Dulu,sebelum ada Niki,Tania bisa tidur dimana saja.Di atas atau di bawah itu terserah Tania.Tetapi sekarang,ia harus mengikuti kemauan adiknya.

Pada suatu malam,saat mereka sudah berbaring di tempat tidur hp Tania berdering.Ternyata itu sms dari Dinda,teman karibnya.”Hai ... ,, kamu lagi apa ??” isi pesan itu.Lalu dengan cepat Tania membalas sms itu.”Kak,kata mama kan gak boleh sms’an kalau udah malam begini.” Kata Niki.Tania pun langsung memarahi adik nya itu.”Ih!! diam deh kamu !!! gak usah ikut campur !!!sudah cepat tidur !!” kata Tania sambil membentak.Niki pun langsung tidur.setelah 1 jam kemudian,Niki terbangun karena mendengar suara ketikan hp.Ternyata kakaknya itu masih sms’an.”Kak,kok lama sekali sih sms’an nya?ini kan sudah larut malam!”kata Niki “ihh !!!!!!! sudah kakak bilang kan kamu itu tidak usah ikut campur !!! diam saja deh !!!! besok kan libur jadi terserah aku!!!!” bentak Tania dengan kasar.”ya sudah deh kak,Niki tidur duluan ya!!selamat tidur kak!!”ucap Niki perlahan.
Keesokan harinya,mereka berangkat ke mall.”Ma,nanti kita ke toko buku ya!Niki mau membeli buku cerita princess... !!” pinta Niki kepada mamanya. “Iya sayang..” ucap mamahnya dengan lembut.”Ma,jangan ke toko buku donk!Tania mau nya ke timezone !!” kata Tania manja.”Ya sudah,kamu kan sudah besar,sudah punya hp sendiri,jadi main saja ke timezone sendiri !” Kata mamanya. “Papa temenin aku ya!”Kata Tania kepada papanya.”Papa kan mau menemani Niki,mama juga kan mau beli buah.”Kata papanya.Dengan muka cemberut Tania pun langsung lari tanpa pamit ke timezone.Setelah uang Tania habis,ia pun ke toko buku untuk mencari Niki dan papanya.Dia pun langsung meminta uang ke papanya.”Pa,minta uang lagi donk !!”pinta Tania “Minta uang lagi??tadi kan mama sama papa udah kasih 200.000 !! masa sudah habis sih?! Sudah !! jangan banyak main !! lebih baik kamu membeli buku seperti adikmu ini !!”kata papanya.”Papa kenapa sih?! Selalu beda-bedain aku sama Niki??Papa pilih kasih !!!”Kata Tania sambil marah-marah.Setelah selesai mereka pun pulang.
Pada malam itu saat Tania sudah berbaring di kasur,tiba-tiba Niki masuk sambil membawa buku ceritanya “Kak ...,lihat deh buku cerita Niki yang baru...!bagus kan?”kata Niki “Bilang aja kamu mau pamer !! buku jelek gitu di pamerin !!”kata Tania sambil membentak.Tiba-tiba hp Tania berdering,ternyata itu sms dari Dinda lagi...,ketika sedang asyiknya Tania sms’an lalu Niki meminta kakaknya itu untuk membacakan cerita.Lalu Tania membentak adiknya itu “Ih !! kamu gak liat apa kakak lagi sms’an !!! baca sendiri donk !! jangan minta di bacain aja !!”kata Tania sambil membentak.”Tapi kak,Niki belum bisa baca,tolong lah kak !! sekali saja .. !!” kata Niki “ihh !!!! kakak bilang TIDAK MAU berarti TIDAK !!!!!!!! “Tapi kakak janji ya mau bacakan cerita ini buat Niki !!”kata Niki “IYA !!!!! ya udah cepetan kamu tidur !!! ganggu kakak aja !!!!” kata Tania “ya udah deh kak Niki tidur duluan ya !!! selamat tidur ya kak !!!”kata Niki.Seminggu kemudian... ,, tapi buku cerita itu belum juga dibacakan oleh Tania.Padahal Tania waktu itu sudah berjanji.Niki terus menerus menanyakan kapan cerita itu akan di bacakan,,tapi Tania selalu menjawab “nanti”.
Pada hari itu ... , Niki hendak mengambil bonekanya yang jatuh dari lantai atas ke jalan raya,ketika ia hendak mengambil boneka itu ada mobil kencang,lalu ia pun tertabrak.Lalu Niki pun dibawa ke rumah sakit.Darah segar terus mengalir dari hidung dan mulutnya.Tania yang waktu itu melihat kejadian adiknya tertabrak secara langsung sangat sedih ”mengapa waktu itu aku tidak menolong adiku?!padahal ia sudah meminta tolong kepadaku untuk mengambil boneka itu! mengapa ini semua harus terjadi ?! aku memang sangat bodoh !! Janjiku kepadanya juga belum aku tepati.Aku memang sangat bodohhhh !!!!!!!!!!!!!” gumamnya sambil menangis.Lalu dokter pun keluar dan memberitakan bahwa Niki sudah tidak ada.Orangtua Tania dan Tania pun sangat syok.Karena mereka tidak menyangka Niki sudah tidak ada.Tania sangat menyesal karena selalu menyia-nyiakan kesempatan bersama adiknya itu.